Sejarah agama Khonghucu sudah
dimulai sejak Raja Yao, saat itu dikenal dengan nama Ru Jiao (儒 教),
agama bagi orang yang terpelajar. Sebelum Raia Yao sudah ada beberapa
Raja Suci, tetapi namanya tidak tertulis dalam kitab Dokumen Sejarah
Shu Jing ( 书 经 ).
Raja Yao ( 尧 ) berkuasa tahun 2356-2255 SM. Penggantinya:
Raja Shun ( 舜 )berkuasa tahun 2255-2205 SM. Penggantinya:
Raja Yu berkuasa Tahun 2205-2197 SM. Raja Yu ( 寓 ), ia membangun dinasti pertama di Tiongkok, yaitu:
Dinasti Xia ( 夏 ) 2205- 1766 SM. Dinasti ini diganti:
Dinasti Shang ( 商 ) 1766-1123 SM. Dinasti ini diganti:
Dinasti Zhou ( 周 )1122- 256 SM. Dinasti ini diganti:
Dinasti Qin ( 秦 ) 255-207 SM, Kekaisaran ini diganti:
Dinasti Han ( 汉 ) 206 SM-220 M
A. Riwayat Hidup Nabi Kongzi
1. Nenek moyang Nabi Kongzi ( Nama-nama di bawah ini ditulis dalam lafal Hokkian).
- Baginda Ui Tee ( 2698 SM-2598 SM ), seorang raja purba yang besar jasanya dalam pembinaan peradaban dan kebudayaan.
- Siat, seorang Menteri Pendidikan pada zaman Raja Giau dan Sun (2357 – 2255 SM, 2255 SM – 2205 SM ).
- Baginda Sing Thong pendiri Dinasti Siang.
- Bi-cu Khee, kakak tertua raja terakhir Dinasti Siang.
Setelah Dinasti Siang hancur Bi-cu Khee diangkat menjadi raja-muda yang pertama di Negeri Song.
Karena tidak mempunyai anak, adiknya yang bernama Bi Tiong diangkat
sebagai penerusnya. Bi Tiong inilah yang menurunkan rajamuda-rajamuda
Negeri Song.
- Khong Hu Ke, seorang bangsawan Negeri Song keturunan Bi Tiong
yang menggunakann pertama kali nama keluarga KHONG, sedang nenek
moyangnya menggunakan nama keluarga Cu.
- Khong Hong Siok, seorang bangsawan keturunan Khong Hu Ke yang pindah ke Negeru Lo, karena kekalutan politik di Negeri Song.
- Khong Hong Siok mempunyai anak Khong Pik He, Kong Pik He
mempunyai anak Khong Siok Liang Hut, dan Siok Liang Hut inilah ayah
Nabi Kongzi.
2. Keluarga Nabi Kongzi
Ayah : Siok Liang Hut, ibu : Gian Tien Cai.
Nabi Kaongcu adalah anak bungsu, beliau mempunyai 9 kakak perempuan
dan seorang kakak laki-laki bernama Bing Phi. Nama kecil Nabi Kongzi
ialah Khiu (artinya bukit). Beliau mempunyai nama alias Tiong Ni,
artinya anak kedua dari Bukit Ni. Waktu Nabi Kongzi berusia 3 tahun
ayah beliau wafat. Beliau dibesarkan dan diasuh oleh Ibu-Nya terpisah
dengan kakak-kakak-Nya.
Pada usia 15 tahun beliau sudah mempunyai semangat belajar yang luar
biasa. Tetapi keadaan keluarga tidak memungkinkan beliau menuntut ilmu
di bangku pendidikan dan terpaksa bekerja.
Pada usia 19 tahun beliau menikah dengan puteri keluarga Kian Kwan
dari Negeri Song. Dari pernikahan ini mendapatkan seorang putera,
bernama Li alias Pik Gi, dan dua orang anak perempuan.
Pada usia 24 tahun ibu beliau wafat. Beliau berkabung selama tiga
tahun. Jenazah kedua orang tua Beliau di makamkan di Gunung Hong.
Setelah selesai masa berkabung beliau menerima murid.
Pada usia 29 tahun Beliau belajar musik kepada Su Siang, seorang guru musik yang termasyur.
Pada usia 30 tahun, dengan bantuan 2 orang murid-Nya bernama
Lam-Kiong King Siok dan Bing I Cu, beliau pergi ke negeri Zhou
mempelajari kesusilan dan Peradaban Dinasti Zhou. Di sana beliau
bertemu dengan penjaga perpustakaan kerajaan, bernama Loo Tan atau Loo
Cu atau Lao zi, dan guru besar musik bernama Tiang Hong.
Pada usia 35 tahun Beliau ke negeri Cee atau Qi karena di negeri
Lo atau Lu terjadi kekalutan, dan rajanya Pangeran Ciau lari ke negeri
Cee. Waktu itu negeri Cee dipeintah oleh raja muda King dengan Perdana
Menterinya Yan Ing atau Yan Ping Tiong yang terkenal pandai di negeri
Cee. Setahun kemudian Nabi Kongzi kembali ke negeri Lo dan mendidik
murid-murid-Nya.
Antara usia 51 – 55 tahun Beliau aktif di pemerintahan dan menjabat Menteri Kehakiman merangkap Perdana Menteri di negeri Lo.